Senin, 22 Oktober 2018

Search Engine Optimization


Pengertian SEO (Search Engine Optimization)

       
           SEO berasal dari Search Engine Optimization atau istilah lainnya optimasi mesin pencari. Berarti SEO merupakan langkah-langkah yang dilakukan secara sistematis dan bertahap yang bertujuan untuk meningkatkan atau mendapatkan pengunjung dari mesin pencari atau search engine ( Google, Yahoo, MSN ) menuju alamat situs tertentu berdasarkan kata kunci yang dicari dengan memanfaatkan mekanisme kerja atau algoritma mesin pencari tersebut.

Tujuan SEO

        Berbicara tentang tujuan SEO, tentu anda sudah tahu tujuannya jika sudah membaca pengertian dari SEO itu sendiri. yaitu, bertujuan untuk membanjiri kunjungan ke blog/web karena menduduki peringkat pertama/teratas search engine. logikanya, pengguna mesin pencari akan memilih hasil pencariannya yang terdekat (halaman pertama), jarang sekali mereka melanjutkan untuk melihat hasil di halaman selanjutnya.

Manfaat SEO      

            Setelah mengetahui apa itu SEO, maka sekarang akan membahas manfaat SEO bagi pemilik website. Teknik SEO sebenarnya banyak memberikan dampak positif bagi para pemilik website atau blog. Dampaknya sendiri tergantung dari tujuan website itu sendiri, seperti contohnya website affiliate ditambah dengan teknik SEO maka akan meningkatkan penjualan produk affiliate. Adapula website jualan online dipadukan dengan SEO maka pengunjung meningkat, sama dengan penjualan akan semakin meningkat, dan konsumen akan terus kembali ke website anda (Sistem Kepercayaan).
            Lainnya anda dapat melihat website berita atau blog informasi tips, trik, tutorial bila ditambah dengan SEO maka pengunjung website akan lebih tertarget dan website semakin meningkat aktifitas pengunjungnya. Berikut manfaat lainnya bila SEO digabung dengan website atau blog:
  • Website menjadi ramai dengan pengunjung tertarget kata kunci
  • Pelanggan terus berdatangan ke website
  • Secara tidak langsung meningkatkan pendapatan anda sebagai Publisher
  • Cache penulusuran di Search Engine menjadi yang paling utama
  • Bisnis di dalam website menjadi berkembang
  • Penjualan produk akan semakin meningkat
  • Adanya timbal balik ke website affiliate produk
  • dan lainnya
Sebenarnya ada banyak sekali hal yang didapat bila anda mengembangkan website atau blog ditambah dengan Teknik SEO. Bila sepenggal artikel Pengertian SEO masih terasa kurang, berikut ini link referensi Pengertian SEO.

Teknik untuk melakukan SEO

sedangakan teknik-teknik dalam melakukan SEO antara lain:
  1. Black Hat SEO: Teknik yang digunakan untuk melakukan SEO dengan cara yang licik yaitu dengan melakukan Link Farming, Keyword Stuffing, Cloaking Page doorway page, Invisible Text, Iteration Title.
  2. White Hat SEO: Teknik yang digunakan untuk melakukan SEO dengan cara yang benar dan positif yang direkomendasikan oleh mesin pencari. Contoh : Mencari backlink dari situs atau blog sejenis, Optimasi konten, Penempatan kata kunci yang tepat, Pengoptimalan Meta Tag.
  3. Gray Hat SEO: Teknik yang merupakan gabungan dari Black Hat SEO dan White Hat SEO. Contoh: Cloaking, Membeli link, Duplikat konten.  


Referensi :

https://adiproject.com/jasa-seo/pengertian-fungsi-dan-tujuan-seo/

http://www.seogereggi.com/2015/01/pengertian-seo-search-engine-optimization.html 

E-Business dan E-Commerce


Sejarah singkat E-Commerce

            Penerapan electronic commerce bermula di awal tahun 1970 an, dengan adanya inovasi semacam electronic fund transfer (EFT). Saat itu tingkat aplikasinya masih terbatas pada perusahaan-perusahaan besar, lembaga keuangan dan segelintir perusahaan kecil yang nekat. Lalu muncullah Electronic Data Interchange (EDI), yang berkembang dari transaksi keuangan  ke pemrosesan transaksi lain serta memperbesar jumlah perusahaan yang berperan serta, memulai lembaga-lembaga keuangan hingga perusahaan manufaktur, ritel, layanan dan sebagainya. Aplikasi-aplikasi lain kemudian menyusul, ang memiliki jangkuan dari perdagangan saham hingga sistem reservasi perjalanan. Pada saat itu sistem tersebut disebut sebagai aplikasi telekomunikasi yang nilai strategisnya sudah dikenal secara umum. Dengan adanya komersialisasi internet di awal tahun 1990 an, serta pesatnya pertumbuhan yang mencapai  hingga jutaan pelanggan potensial, maka muncullah istilah electronic commerce (e-Commerce), yang aplikasinya segera berkembang pesat. Pusat riset e-Commerce di Universitas Texas yang mempelajari 2000 perusahaan internet, sektor yang tumbuh paling cepat adalah e-Commerce, yang naik sampai 72% dari $99,8 milyar menjadi $171,5 milyar. Pada tahun 2002, diatas satu triliun dolar pendapatan dihasilkan dari internet.
            Satu alasan bagi pesatnya perkembangan teknologi tersebut adalah adanya perkembangan jaringan, protokol, perangkat lunak dan spesifikasi. Alasan lain adalah meningkatnya persaingan dan berbagai tekanan bisnis lain. 

Pengertian E-Commerce

            e-Commerce merupakan aktivitas yang berkaitan dengan pembelian, penjualan, pemasaran barang ataupun jasa dengan memanfaatkan sistem elektronik seperti internet ataupun jaringan komputer. e-Commerce juga melibatkan aktivitas yang berhubungan dengan proses transaksi elektronik seperti mentransfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem pengolahan data inventori yang dilakukan dengan sistem kompute ataupun jaringan komputer dan lain sebagainya.

Jenis E-Commerce

            Ada beberapa jenis e-Commerce yang biasanya dilakukan banyak orang melalui media interbet, antara lain:

·         E-Commerce Business To Business (B2B)
            Jenis e-Commerce B2B adalah bisnis yang dilakukan oleh orang atau pihak yang saling memiliki kepentingan bisnis di dalamnya dimana kedua belah pihak biasanya sudah saling mengenal dan saling mengetahui proses bisnin yang mereka lakukan satu sama lain

·         E-Commerce Business To Consumer (B2C)
            Jenis e-Commerce B2C adalah jenis bisnis yang dilakukan antara pelaku bisnis dengan konsumen, seperti antara produsen yang menjual dan menawarkan produknya ke konsumen umum secara online.

·         E-Commerce Consumen To Consumen (C2C)
            Jenis e-Commerce C2C dilakukan antara konsumen dengan konsumen, sebagai contoh pelanggan dari sebuah produsen akan menjual kembali kepada konsumen lainnya.

·         E-Commerce Consumen To Business (C2B)
            Jenis e-Commerce C2B dilakukan oleh konsumen kepada para produsen yang menjual produk atau jasanya, sebagai contoh konsumen akan memberitahukan detail produk atau jasa yang dia inginkan melalui media internet kepada para produsen, yang kemudian produsen yang mengetahui permintaan tersebut akan menawarkan produk atau jasa yang diinginkan oleh konsumen tersebut.

Kelebihan dan Kekurangan E-Commerce

Kelebihan :
·         Mempermudah komunikasi antara konsumen dan produsen.
·         Memperluan jangkauan calon konsumen dengan target pasar yang tidak terbatas.
·         Mempermudah pemasaran dan promosi barang atau jasa.

kekurangan :
·        Sering terjadinya peniuan saat berbelanja barang, seperti uang sudah dikirim tapi barang tak kunjung datang.
·        Terjadi kejahatan seperti carding yaitu menggunakan kartu kredit orang untuk berbelanja di internet.
·         Banyak yang menyebarkan virus yang sengaja dilakukan untuk merusak sistem.


Konsep E-Business

          e-Business merupakan kegiatanbisnis yang dilakukan secara otomatis dan semi otomatis dilakukan dengan menggunakan elektronik. e-Business memjngkinkan suatu perusahaan untuk berhubungan dengan sistem pemrosesan data internal dan eksternal secara lebih efisien dan fleksibel. e-Business juga banyak dipakai untuk berhubungan dengan suplier dan mitra bisnis perusahaan, serta memenuhi ermintaan dan melayani kepuasan pelanggan secara lebih baik.

                e-Business berkaitan secara menyeluruh dengan proses bisnis termasuk value chain: pembelian secara elektronik, manajemen rantai suplai, pemrosesan order elektronik, penanganan dan pelayanan kepada pelanggan, kerjasama dengan mitra bisnin. e-Business memberi kemungkinan untuk pertukaran data di antara satu perusahaan dengan perusahaan lain, baik lewat web, internet, intranet, extranet atau kombinasi di antaranya.

Definisi E-Business 

            Secara sederhana e-Business adalah penggunaan internet untuk berhubungan dengan konsumen, rekan bisnis dan suplier. Penggunaan internet menyebabkan proses bisnis menjadi lebih efisien. Dalam penggunaan e-Business, perusahaan perlu untuk membuka data pada siste informasi mereka agar perusahaan dapat berbagi informasi dengan konsumen, rekan bisnin, suplier dan dapat bertransaksi secara elektronik dengan memanfaatkan internet.

Ada 7 strategi taktis untuk sukses dalam e-Business, yaitu:

1.             Fokus. Produk-produk yang dijual di internet harus menjadi bagian yang fokus dari masing-masing manajer produk.

2.           Banner berupa teks. Karena respons yang diperoleh dari banner berupa teks jauh lebih tinggi dari banner berupa gambar.

3.         Ciptakan 2 level Afiliasi. Memiliki distributor penjualan utama dan agen penjualan kedua untuk membantu penjualan produk/bisnis.

4.        Manfaatkan kekuatan e-mail. E-mail adalah aktivitas pertama yang paling banyak digunakan di internet, maka pemasaran dapat dilakukan melalui e-mail atas dasar persetujuan.

5.          Menulis artikel. Kebanyakan penjualan adalah hasil proses edukasi atau sosialisasi, sehingga produk dapat dipasarkan melalui tulisan tulisan yang informatif.

6.             Lakukan e-Marketing. Sediakan sebaguan waktu untuk pemasaran secara online.

7.          Komunikasi instan. Terus mengikuti perkembangan dari calon pembeli atau pelanggan.



    Referensi:

http://www.patartambunan.com/pengertian-e-commerce-manfaat-serta-keuntungan-e-commerce/