Selasa, 10 Januari 2017

Pengertian Cracker dan Hacker, Perbedaan Cracker dan Hacker, Jenis-jenis seranga dari Hacker dan Crakcer



Pengertian Cracker dan Hacker, Perbedaan Cracker dan Hacker, Jenis-jenis seranga dari Hacker dan Crakcer
·       Pengertian Cracker dan Hacker

a)    Pengertian Cracker
Cracker adalah seorang yang membuat program untuk menembus sistem keamanan atau system komputer secara ilegal. Chrack biasanya diterapkan dalam software/aplikxsxazasi tujuannya untuk keamanan. Cracker merupakan suatu program yang mencoba membuka suatu password yang terenkripsi dengan menggunakan sebuah algoritma tertentu dengan cara membuka semua kemungkinan. Teknik seperti ini memang sederhana, tapi memerlukan waktu yang tidak singkat, namun elektivitasnya sangat luar biasa, dan tidak ada satupun sistem yang aman dari serangan seperti ini.
b)     Pengertian Hacker
Cracker adalah seorang yang membuat program untuk menembus sistem keamanan atau system komputer secara ilegal. Chrack biasanya diterapkan dalam software/aplikxsxazasi tujuannya untuk keamanan. Cracker merupakan suatu program yang mencoba membuka suatu password yang terenkripsi dengan menggunakan sebuah algoritma tertentu dengan cara membuka semua kemungkinan. Teknik seperti ini memang sederhana, tapi memerlukan waktu yang tidak singkat, namun elektivitasnya sangat luar biasa, dan tidak ada satupun sistem yang aman dari serangan seperti ini.

·       Perbedaan Hacker dan Cracker

a)    Hacker

Ø  Mempunyai kemampuan untuk menganalisa kelemahan suatu sistem seperti sebuah situs website di jaringan internet, dia mampu menganalisa sistem yang dijalankan di website tersebut mulai dari sistem databasenya algoritma autentikasi yang digunakan, sehingga jika dia menemukan celah yang rawan untuk dibobol maka akan segera dia beritahukan kepada pemilik situs tersebut dan memberikan saran atas apa yang ditemukannya, sehingga situs tersebut dapat diperbaiki dan menjadikannya aman dari kelompok penyusup.
Ø  Hacker juga dikenal mempunyai etika juga kreatif dalam merancang suatu program yang berguna bagi siapa saja.
Ø  Para kelompok hacker disinyalir tidak pelit membagi ilmunya kepada orang-orang yang serius atas nama ilmu pengetahuan dan kebaikan.
Ø  Seorang hacker akan selalu memperdalam ilmunya dan memperbanyak pemahaman tentang sistem operasi sehingga seiring dengan kemajuan teknologi IT yang selalu berkembang merekapun masih tetap mampu mengenali dan memahami sistem yang baru.
Ø  Seorang hacker juga dapat dengan cepat memahami kinerja sistem dan dapat dengan cepat belajar pemrograman komputer.

b)    Cracker

Ø Mampu menganalisa kelemahan suatu sistem komputer dan jaringan komputer dan membuat kode malware untuk kepentingan dirinya sendiri yang bersifat merusak dan menjadikan suatu keuntungan, seperti pembuatan virus komputer, mencuri kartu kredit, membobol akun bank milik orang lain, mencuri password email atau web server dan sebagainya.
Ø Bisa berdiri sendiri atau berkelompok dalam melakukan aksinya.
Ø Mempunyai website atau channel dalam IRC yang tersembunyi, hanya orang-orang tertentu yang dapat mengaksesnya.
Ø Mempunyai IP Address yang tidak bisa dilacak oleh orang lain / user lain.
Ø Kasus yang paling sering adalah carding atau pencurian kartu kredit, kemudian pembobolan situs dan mengubah segala isinya menjadi brantakan.

·       Jenis-jenis serangan dari Cracker dan Hacker

a)    Trojan Horse
Trojan Horse atau Kuda Troya atau yang lebih dikenal sebagai Trojan dalam keamanan komputer merujuk kepada sebuah bentuk perangkat lunak yang mencurigakan (malicious software/maleware) yang dapat merusak sebuah sistem atau jaringan. Tujuan dari trojan adalah memperoleh informasi dari target (password, kebiasaan user yang tercatat dalam system log, data, dan lain-lain), dan kemudian mengendalikan target (memperoleh hak akses pada target).
b)    Spoofing
Spoofing adalah teknik yang digunakan untuk memperoleh akses yang tidak sah ke suatu komputer atau informasi, dimana penyerang berhubungan dengan pengguna dengan berpura-pura memalsukan bahwa mereka adalah host yang dapat dipercaya. Hal ini biasanya dilakukan hacker/cracker.
c)      Serangan DOS
Serangan DOS (Denial-Of-Service attacks) adalah jenis serangan terhadap sebuah komputer atau sistem di dalam jaringan internet dengan cara menghabiskan sumber (resource) yang dimiliki oleh komputer tersebut sampai komputer tersebut tidak dapat menjalankan fungsinya dengan benar sehingga secara tidak langsung mencegah pengguna lain untuk memperoleh akses layanan dari komputer yang diserang tersebut.
d)    DNS Poisoning
DNS Poisoning merupakan sebuah cara untuk menembus pertahanan dengan cara menyampaikan informasi IP Address yang salah mengenai sebuah host, dengan tujuan untuk mengalihkan lalu lintas paket data dari tujuan yang sebenarnya. Cara ini dapat dipakai untuk menyerang situs-situs e-commerce dan banking yang saat ini bisa dilakukan dengan cara online dengan pengamanan Token. Teknik ini dapat membuat sebuah server palsu tampil identik dengan serveronline banking yang asli. Oleh karena itu diperlukan digital cerficate untuk mengamankannya, agar server palsu tidak dapat menangkap data otentifikasi dari nasabah yang mengaksesnya. Jadi dapat disimpulkan cara kerja DNS (Domain Name System) poisoning ini adalah dengan mengacaukan DNS Server asli agar pengguna internet terkelabui untuk mengakses web site palsu yang dibuat benar-benar meyerupai aslinya tersebut, agar data dapat masuk ke server palsu.
e)     Ping Kematian (ping of death)
Ping Kematian (ping of death disingkat POD) adalah jenis serangan pada komputer yang melibatkan perngiriman ping yang salah atau berbahaya ke komputer target. Sebuah ping biasanya berukuran 56 byte (atau 84 bytes ketika header IP dianggap). Dalam sejarahnya, banyak sistem komputer tidak bisa menangani paket ping lebih besar daripada ukuran maksimum paket IP, yaitu 65.535 byte. Mengirim ping dalam sebuah ukuran (65.535 byte) dapat mengakibatkan kerusakan (crash) pada komputer target. Secara tradisional, sangat mudah untuk mengeksploitasi bug ini. Secara unum, mengirimkan paket 65.536 byte ping adalah ilegal menurut protokol jaringan, tetapi sebuah paket semacam ini dapat dikirim jika paket tersebut sudah terpecah-pecah, ketika komputer target menyusun paket yang sudah terpecah-pecah tersebut. sebuah buffer overflow mungkin dapat terjadi, dan inisering menyebabkan seistem crash.

f)      Script kiddies
Script kiddie adalah seorang yang memiliki kemampuan kurang dalam dunia internet yang hanya bisa menggunakan tools orang lain untuk melakukan serangan terhadap jaringan internet, biasanya hanya untuk mencari sensasi. Pada zaman sekarang ini menjadi seorang Script Kiddie tidak lah susah karena hanya dengan bermodal koneksi internet dengan mengerti sedikit tentang komputer, orang awam pun bisa menjadi seorang Script Kiddie karena hanya sedikit mempelajari tool-tools yang disebar diinternet dan mempelajarinya pun cukup mudah.

Daftar Pustaka
Sulianti, Feri. 2009. Teknik Mengoptimalkan Password. Jakarta: PT Elex Media Komputindo 
http://www.patartambunan.com/apa-perbedaan-hacker-dan-cracker-komputer/