Pengertian
Cracker dan Hacker, Perbedaan Cracker dan Hacker, Jenis-jenis seranga dari
Hacker dan Crakcer
·
Pengertian
Cracker dan Hacker
a) Pengertian Cracker
Cracker adalah seorang
yang membuat program untuk menembus sistem keamanan atau system komputer secara
ilegal. Chrack biasanya diterapkan dalam software/aplikxsxazasi tujuannya untuk
keamanan. Cracker merupakan suatu program yang mencoba membuka suatu password
yang terenkripsi dengan menggunakan sebuah algoritma tertentu dengan cara
membuka semua kemungkinan. Teknik seperti ini memang sederhana, tapi memerlukan
waktu yang tidak singkat, namun elektivitasnya sangat luar biasa, dan tidak ada
satupun sistem yang aman dari serangan seperti ini.
b) Pengertian Hacker
Cracker adalah seorang
yang membuat program untuk menembus sistem keamanan atau system komputer secara
ilegal. Chrack biasanya diterapkan dalam software/aplikxsxazasi tujuannya untuk
keamanan. Cracker merupakan suatu program yang mencoba membuka suatu password
yang terenkripsi dengan menggunakan sebuah algoritma tertentu dengan cara
membuka semua kemungkinan. Teknik seperti ini memang sederhana, tapi memerlukan
waktu yang tidak singkat, namun elektivitasnya sangat luar biasa, dan tidak ada
satupun sistem yang aman dari serangan seperti ini.
·
Perbedaan
Hacker dan Cracker
a) Hacker
Ø Mempunyai
kemampuan untuk menganalisa kelemahan suatu sistem seperti sebuah situs website
di jaringan internet, dia mampu menganalisa sistem yang dijalankan di website
tersebut mulai dari sistem databasenya algoritma autentikasi yang digunakan,
sehingga jika dia menemukan celah yang rawan untuk dibobol maka akan segera dia
beritahukan kepada pemilik situs tersebut dan memberikan saran atas apa yang
ditemukannya, sehingga situs tersebut dapat diperbaiki dan menjadikannya aman dari
kelompok penyusup.
Ø Hacker
juga dikenal mempunyai etika juga kreatif dalam merancang suatu program yang
berguna bagi siapa saja.
Ø Para
kelompok hacker disinyalir tidak pelit membagi ilmunya kepada orang-orang yang
serius atas nama ilmu pengetahuan dan kebaikan.
Ø Seorang
hacker akan selalu memperdalam ilmunya dan memperbanyak pemahaman tentang
sistem operasi sehingga seiring dengan kemajuan teknologi IT yang selalu
berkembang merekapun masih tetap mampu mengenali dan memahami sistem yang baru.
Ø Seorang
hacker juga dapat dengan cepat memahami kinerja sistem dan dapat dengan cepat
belajar pemrograman komputer.
b) Cracker
Ø Mampu
menganalisa kelemahan suatu sistem komputer dan jaringan komputer dan membuat
kode malware untuk kepentingan dirinya sendiri yang bersifat merusak dan
menjadikan suatu keuntungan, seperti pembuatan virus komputer, mencuri kartu
kredit, membobol akun bank milik orang lain, mencuri password email atau web
server dan sebagainya.
Ø Bisa
berdiri sendiri atau berkelompok dalam melakukan aksinya.
Ø Mempunyai
website atau channel dalam IRC yang tersembunyi, hanya orang-orang tertentu
yang dapat mengaksesnya.
Ø Mempunyai
IP Address yang tidak bisa dilacak oleh orang lain / user lain.
Ø Kasus
yang paling sering adalah carding atau pencurian kartu kredit, kemudian
pembobolan situs dan mengubah segala isinya menjadi brantakan.
·
Jenis-jenis
serangan dari Cracker dan Hacker
a) Trojan Horse
Trojan Horse atau Kuda
Troya atau yang lebih dikenal sebagai Trojan dalam keamanan komputer merujuk
kepada sebuah bentuk perangkat lunak yang mencurigakan (malicious software/maleware) yang dapat merusak sebuah sistem atau
jaringan. Tujuan dari trojan adalah memperoleh informasi dari target (password,
kebiasaan user yang tercatat dalam system log, data, dan lain-lain), dan
kemudian mengendalikan target (memperoleh hak akses pada target).
b) Spoofing
Spoofing adalah teknik
yang digunakan untuk memperoleh akses yang tidak sah ke suatu komputer atau
informasi, dimana penyerang berhubungan dengan pengguna dengan berpura-pura
memalsukan bahwa mereka adalah host yang
dapat dipercaya. Hal ini biasanya dilakukan hacker/cracker.
c) Serangan DOS
Serangan DOS (Denial-Of-Service attacks) adalah jenis
serangan terhadap sebuah komputer atau sistem di dalam jaringan internet dengan
cara menghabiskan sumber (resource) yang
dimiliki oleh komputer tersebut sampai komputer tersebut tidak dapat
menjalankan fungsinya dengan benar sehingga secara tidak langsung mencegah
pengguna lain untuk memperoleh akses layanan dari komputer yang diserang
tersebut.
d) DNS Poisoning
DNS Poisoning merupakan
sebuah cara untuk menembus pertahanan dengan cara menyampaikan informasi IP
Address yang salah mengenai sebuah host, dengan tujuan untuk mengalihkan lalu
lintas paket data dari tujuan yang sebenarnya. Cara ini dapat dipakai untuk
menyerang situs-situs e-commerce dan banking yang saat ini bisa dilakukan
dengan cara online dengan pengamanan Token. Teknik ini dapat membuat sebuah
server palsu tampil identik dengan serveronline banking yang asli. Oleh karena
itu diperlukan digital cerficate untuk mengamankannya, agar server palsu tidak
dapat menangkap data otentifikasi dari nasabah yang mengaksesnya. Jadi dapat
disimpulkan cara kerja DNS (Domain Name System) poisoning ini adalah dengan
mengacaukan DNS Server asli agar pengguna internet terkelabui untuk mengakses
web site palsu yang dibuat benar-benar meyerupai aslinya tersebut, agar data
dapat masuk ke server palsu.
e) Ping Kematian (ping of death)
Ping Kematian (ping of
death disingkat POD) adalah jenis serangan pada komputer yang melibatkan
perngiriman ping yang salah atau berbahaya ke komputer target. Sebuah ping
biasanya berukuran 56 byte (atau 84 bytes ketika header IP dianggap). Dalam
sejarahnya, banyak sistem komputer tidak bisa menangani paket ping lebih besar
daripada ukuran maksimum paket IP, yaitu 65.535 byte. Mengirim ping dalam
sebuah ukuran (65.535 byte) dapat mengakibatkan kerusakan (crash) pada komputer
target. Secara tradisional, sangat mudah untuk mengeksploitasi bug ini. Secara
unum, mengirimkan paket 65.536 byte ping adalah ilegal menurut protokol
jaringan, tetapi sebuah paket semacam ini dapat dikirim jika paket tersebut
sudah terpecah-pecah, ketika komputer target menyusun paket yang sudah
terpecah-pecah tersebut. sebuah buffer
overflow mungkin dapat terjadi, dan inisering menyebabkan seistem crash.
f) Script kiddies
Script kiddie adalah
seorang yang memiliki kemampuan kurang dalam dunia internet yang hanya bisa
menggunakan tools orang lain untuk melakukan serangan terhadap jaringan
internet, biasanya hanya untuk mencari sensasi. Pada zaman sekarang ini menjadi
seorang Script Kiddie tidak lah susah karena hanya dengan bermodal koneksi
internet dengan mengerti sedikit tentang komputer, orang awam pun bisa menjadi
seorang Script Kiddie karena hanya sedikit mempelajari tool-tools yang disebar
diinternet dan mempelajarinya pun cukup mudah.
Daftar Pustaka
Sulianti, Feri. 2009. Teknik Mengoptimalkan
Password. Jakarta: PT Elex Media Komputindo
http://www.patartambunan.com/apa-perbedaan-hacker-dan-cracker-komputer/