Selasa, 26 Juni 2018

Rekayasa Komputasi (Bahasa C)


Rekayasa Komputasional
Rekayasa Komputasional (Computational Engineering) adalah kegiatan rekayasa yang memanfaatkan komputasi sebagai alat bantu, terutama pada tahap pengolahan data, perancangan dan pengujian. Sejak lama, rekayasa bersandar pada eksperimen maupun analisis matematik, namun dengan semakin kompleksnya sistem yang ingin dibangun, proses itu makin sulit, panjang, dan mahal. Dengan tersedianya fasilitas komputasi yang makin hebat, bisa dibangun model berbasis komputer untuk proses analisis, simulasi, optimisasi hingga pengujian. Dengan demikian rekayasa komputasional menawarkan alternatif dengan biaya rendah, resiko ringan, waktu relatif pendek dan hasil yang cukup akurat. Dalam membuat sebuah program Rekayasa Komputasional dapat mengunakan Bahasa C.

Bahasa C
Bahasa pemrograman C merupakan salah satu bahasa pemrograman komputer. Dibuat pada tahun 1972 oleh Dennis Ritchie untuk Sistem Operasi Unix di Bell Telephone Laboratories.
Meskipun C dibuat untuk memprogram sistem dan jaringan komputer namun bahasa ini juga sering digunakan dalam mengembangkan software aplikasi. C juga banyak dipakai oleh berbagai jenis platform sistem operasi dan arsitektur komputer, bahkan terdapat beberepa compiler yang sangat populer telah tersedia. C secara luar biasa memengaruhi bahasa populer lainnya, terutama C++ yang merupakan extensi dari C.

Versi Bahasa C

C K&R
Pada tahun 1978, Dennis Ritchie dan Brian Kernighan menerbitkan edisi pertama dari buku yang berjudul The C Programming Language. Buku ini hingga sekarang diakui sebagai kitab suci bahasa C dan merupakan referensi utama seorang pemrogram yang ingin mengetahui tentang bahasa C, terutama karena begitu lengkapnya cakupan buku ini tentang bahasa C dan mudahnya program yang dicontohkan dalam buku ini.
Versi bahasa C yang ditampilkan dalam buku ini kemudian dikenal dalam kalangan pemrogram sebagai C K&R. Pada buku The C Programming Language edisi kedua kemudian melingkupi ANSI C yang diperkenalkan belakangan.

ANSI C & ISO C

Pada perkembangannya, muncul versi-versi C lain yang pada akhirnya membuat kebingungan di kalangan pemrogram. Karena itu, pada tahun 1983, American National Standards Institute (ANSI) membuat sebuah komite untuk membuat sebuah versi standar dari bahasa C. Setelah melalui proses yang panjang dan sengit, pada tahun 1989, telah berhasil disahkan standar yang dinamakan ANSI X3.159-1989, versi ini seringkali dinamakan ANSI C, atau kadang-kadang C89.
Pada 1990, versi ANSI C diadopsi oleh Organization for Standardization (ISO) dengan sedikit perubahan dengan nama ISO/IEC 9899:1990. Versi ini seringkali dinamakan ISO C atau C90. Karena versi ANSI C dan ISO C hanya memiliki sedikit perbedaan, pemanggilan C90 dan C89 merujuk pada bahasa yang sama.

C99

Versi C99 dibuat oleh ISO C pada tahun 1999. Versi ini dimaksudkan terutama untuk memperbanyak dukungan kepada pemrograman berorientasi objek, terutama setelah C++, yang dibuat berdasarkan bahasa ini mendapat tempat yang istimewa di kalangan pemrogram.

Komponen Bahasa C
1.      Character set
Character set adalah sekumpulan karakter yang biasanya berupa angka, huruf dan berbagai karakter lain yang terstandardisasi, yang masing-masing memiliki ID unik yang disebut code point. Karakter yang ditampung pada suatu character set tergantung pada jenis character set itu sendiri.
·        - Letters
·        - Digits
·        - Special Characters
·        - White Spaces

2.      Identifier

Identifier adalah suatu pengenal atau pengidentifikasi data yang kita deklarasikan agar kompiler dapat mengenalinya. Digunakan untuk mempermudah proses penanganan data atau nilai. Dapat dikatakan juga sebagai suatu tempat untuk menyimpan nilai. Diberi nama unik dan memiliki tipe data. Aturan penulisan identifier adalah sebagai berikut:
·                     Tidak boleh sama dengan nama keyword reserved, function, dan harus unik.
·                     Maksimum 32 karakter. Bila lebih, maka karakter selebihnya tidak akan diperhatikan oleh komputer.
·                     Case sensitive : membedakan huruf besar dan kecil
·                     Karakter pertama harus huruf atau underscore (_), selebihnya boleh angka.
·                     Tidak boleh mengandung spasi / blank

3.      Keyword

Dari sekian kata-kata yang digunakan dalam suatu bahasa pemrograman ada yang dinamakan dengan kata kunci (keyword) dan ada juga yang digunakan sebagai fungsi (function). Keyword, adalah identifier yang telah didefinisikan oleh bahasa C. Sifat keyword memiliki arti dan pemakaian tertentu, serta dituliskan dalam huruf kecil.

4.       Tipe Data

Tipe data adalah suatu pengenal (identifier) yang merupakan bagian program yang paling penting karena tipe data mempengaruhi setiap instruksi yang akan dilaksanakan oleh komputer.
Misalnya saja 5 dibagi 2 bisa saja menghasilkan hasil yang berbeda tergantung tipe datanya.Jika 5 dan 2 bertipe integer maka akan menghasilkan nilai 2, namun jika keduanya bertipefloat maka akan menghasilkan nilai 2.5000000. Pemilihan tipe data yang tepat akan membuat proses operasi data menjadi lebih efisien dan efektif. Bahasa C menyediakan 5 macam tipe data dasar, yaitu :

1. Integer yaitu bilangan bulat dideklarasikan dengan int.
2. Long integer yaitu integer dengan skala yang lebih besar.
3. Floating point yaitu bilangan pecahan dideklarasikan dengan float.
4. Double precision yaitu bilangan pecahan ketepatan ganda dideklarasikan dengan double.
5. karakter dideklarasikan dengan char.

5.        Konstanta

Konstanta merupakan suatu nilai yang tidak dapat diubah selama proses program berlangsung. Konstanta nilainya selalu tetap. Konstanta harus didefinisikan terlebih dahulu di awal program. Konstanta dapat bernilai integer, pecahan, karakter dan string. Contoh konstanta : 50; 13; 3.14; 4.50005; ‘A’; ‘Bahasa C’. Selain itu, bahasa C juga menyediakan beberapa karakter khusus yang disebut karakter escape, antara lain :
\a : untuk bunyi bell (alert)
\b : mundur satu spasi (backspace)
\f : ganti halaman (form feed)
\n : ganti baris baru (new line)
\r : ke kolom pertama, baris yang sama (carriage return)
\v : tabulasi vertical
: nilai kosong (null)
\’ : karakter petik tunggal
\” : karakter petik ganda
\\ : karakter garis miring


Daftar Pustaka