Berikut adalah langkah-langkahnya :
Pada tutorial kali ini menggunakan Cisco
Packet Tracer, pertama adalah buat simulasi dengan menggunakan 1 server, 1
switch dan 3 PC. Setelah selesai merancang simulasi langkah selanjutnya adalah
doubleclick pada Server-PT. Pada Server berfungsi untuk menampilkan apa yang
akan muncul di Web Browser. Sebagai penghubung antara server, switch dan PC
menggunakan Connections yang bersifat Automatically Choose Connection Type
dimana berfungsi untuk menghubungkan Component Box yang digunakan secara
otomatis.
Setelah itu klik Desktop pada Server dan atur IP Configuration. Dengan IP
Address : 192.168.1.1 dan Subnetmask : 255.255.255.0.
Setelah selesai pada Server selanjutnya atur IP pada
PC0, dengan cara yang sama yaitu doubleclick pada PC0, lalu atur IP Address:
192.168.1.2, Subnet Mask samakan dengan server yaitu 255.255.255.0dengan
Default Gateway 192.168.1.1. begitupun dengan PC1 dan PC2 hanya saja berbeda 1
angka terkahir pada IP Address yang digunakan pada masing-masing PC. Untuk
melihat apakah berhasil terhubung menjadi Web Server adalah dengan cara doubleclick pada PC0, klik Desktop dan klik Web Browser. Untuk melihat hasil IP
Configuration yang telah dimasukan IP Address, Subnet Mask dan Default Gateway
bisa dilihat pada gambar dibawah
Kemudian masukkan Lalu ketikan IP Server 192.168.1.1
pada URL, lalu klik Go atau
tekan Enter. Maka akan keluar
hasil atau menu yang terdapat dalam Web Server seperti gambar dibawah ini: